Metadata Indikator (MS-Ind)
Selamat datang di halaman Metadata Indikator Portal Data Kabupaten Blitar.MS-Ind merupakan instrumen untuk menyusun Metadata Indikator Statistik yang memberikan informasi dari indikator yang dihasilkan.
113 Data Ditemukan
# | Judul | Penyelenggara |
---|---|---|
0 |
Jumlah PendudukKecamatan SrengatBanyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap. |
Kecamatan Srengat |
1 |
Jumlah Penduduk Yang BekerjaKecamatan SrengatBanyaknya penduduk berusia 15 tahun ke atas yang melakukan kegiatan bekerja selama seminggu yang lalu. |
Kecamatan Srengat |
2 |
Jumlah KeluargaKecamatan SrengatBanyaknya unit terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari suami istri, atau suami, istri dan anaknya, atau ayah dan anaknya, atau ibu dan anaknya, atau keluarga sedarah dalam garis lurus ke atas atau ke bawah sampai dengan derajat ketiga. |
Kecamatan Srengat |
3 |
Rasio Jenis KelaminKecamata TalunPerbandingan antara jumlah penduduk laki-laki dan jumlah penduduk perempuan pada suatu daerah dan waktu tertentu, yang biasanya dinyatakan dalam banyaknya penduduk laki-laki perseratus penduduk perempuan. |
Kecamata Talun |
4 |
Jumlah PendudukKecamata TalunBanyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap. |
Kecamata Talun |
5 |
Jumlah KeluargaKecamata TalunBanyaknya unit terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari suami istri, atau suami, istri dan anaknya, atau ayah dan anaknya, atau ibu dan anaknya, atau keluarga sedarah dalam garis lurus ke atas atau ke bawah sampai dengan derajat ketiga. |
Kecamata Talun |
6 |
Jumlah Biaya PelayananRSUD Srengat Kabupaten BlitarJumlah ongkos yang dikenakan kepada penerima layanan dalam mengurus dan/atau memperoleh pelayanan dari penyelenggara yang besarnya ditetepksn berdasarkan kesepakatan antara penyelenggara dan masyarakat. |
RSUD Srengat Kabupaten Blitar |
7 |
Nilai Pendapatan IndividuDinas Sosial Kabupaten BlitarAgregat dari seluruh komponen pendapatan yang diterima individu, seperti upah dan/ gaji, upah lembur, semua bonus dan tunjangan, penghargaan dan sejenisnya. |
Dinas Sosial Kabupaten Blitar |
8 |
Rasio Jenis KelaminDinas Sosial Kabupaten BlitarPerbandingan antara jumlah penduduk laki-laki dan jumlah penduduk perempuan pada suatu daerah dan waktu tertentu, yang biasanya dinyatakan dalam banyaknya penduduk laki-laki perseratus penduduk perempuan. |
Dinas Sosial Kabupaten Blitar |
9 |
Jumlah Desa/KelurahanDinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten BlitarBanyaknya desa/kelurahan atau yang setara dengan desa/kelurahan seperti Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT), desa persiapan, nagari, pemukiman suku pedalaman, dll. |
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Blitar |
10 |
Rata-Rata Jumlah Anggota Kelompok TaniDinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten BlitarRata-rata dari jumlah anggota kelompok tani di Kabupaten Blitar |
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Blitar |
11 |
JUMLAH NIBDINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTUJumlah pelaku usaha yang sudah mempunyai NIB |
DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU |
12 |
Angka Kematian Ibu (AKI)/Maternal Mortality Ratio (MMR)DINAS KESEHATANAngka yang menggambarkan banyaknya perempuan yang meninggal dari suatu penyebab kematian terkait dengan gangguan kehamilan atau penanganannya (tidak termasuk kecelakaan, bunuh diri atau kasus insidentil) selama kehamilan, melahirkan, dan dalam masa nifas (42 hari setelah melahirkan) tanpa memperhitungkan lama kehamilan pada setiap 100.000 kelahiran hidup. |
DINAS KESEHATAN |
13 |
Angka Kematian Bayi (AKB)/Infant Mortality Rate (IMR)DINAS KESEHATANAngka yang menggambarkan banyaknya kematian bayi berumur di bawah satu tahun pada setiap 1000 kelahiran hidup. |
DINAS KESEHATAN |
14 |
Indeks Kepuasan MasyarakatDINAS KESEHATANdata informasi tentang kepuasan masyarakat yang diperoleh dari hasil pengukuran secara kuantitatif dan kualitatif atas pendapat masyarakat dalam memperoleh pelayanan dari aparatur penyelenggara pelayanan publik dengan membandingkan antara harapan dan kebutuhan. |
DINAS KESEHATAN |
15 |
Jumlah Balita StuntingDINAS KESEHATANJumlah balita yang mengalami masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting dapat terjadi mulai janin masih dalam kandungan dan baru nampak saat anak berusia dua tahun. |
DINAS KESEHATAN |
16 |
Jumlah Kunjungan WisatawanDinas Kebudayaan dan PariwisataJumlah wisatawan yang berkunjung pada objek wisata |
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata |
17 |
Jumlah Desa/KelurahanDINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN BLITARBanyaknya desa/kelurahan atau yang setara dengan desa/kelurahan seperti Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT), desa persiapan, nagari, pemukiman suku pedalaman, dll. |
DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN BLITAR |
18 |
Jumlah Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa)DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN BLITARBanyaknya badan hukum yang didirikan oleh desa dan/atau bersama desa-desa guna mengelola usaha, memanfaatykan akses,mengembangkan investasi dan produktivitas, menyediakan jasa pelayanan, dan atau menyediakan jenis usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat desa. |
DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN BLITAR |
19 |
Jumlah Penduduk Laki-lakiKecamatan BinangunJumlah penduduk laki-laki yang per desa dalam kondisi terakhir Desember tahun 2023 |
Kecamatan Binangun |
20 |
Rasio Jenis KelaminKecamatan BinangunPerbandingan antara jumlah penduduk laki-laki dan jumlah penduduk perempuan pada suatu daerah dan waktu tertentu, yang biasanya dinyatakan dalam banyaknya penduduk laki-laki perseratus penduduk perempuan. |
Kecamatan Binangun |
21 |
Jumlah Penduduk PerempuanKecamatan BinangunJumlah penduduk perempuan yang per desa dalam kondisi terakhir Desember tahun 2023 |
Kecamatan Binangun |
22 |
|
Kecamatan Sanankulon |
23 |
Jumlah Pengajuan SKCK Pada Setiap BulanKecamatan WonotirtoJumlah SKCK yang diajukan pada setiap bulan |
Kecamatan Wonotirto |
24 |
Jumlah Pengajuan SKCK Berdasarkan TujuannyaKecamatan WonotirtoJumlah SKCK yang diajukan berdasarkan kategori tujuan |
Kecamatan Wonotirto |
25 |
|
Kecamatan Srengat |
26 |
Jumlah Pelaku Usaha Yang Mengikuti Bimtek Pengembangan ProdukKecamatan SrengatJumlah pelaku usaha dihitung secara aritmatik (simple addition). Total pelaku usaha diperoleh dari jumlah pelaku usaha yang mengikuti Bimtek Pengembangan Produk |
Kecamatan Srengat |
27 |
Jumlah Desa/KelurahanKecamatan SrengatBanyaknya desa/kelurahan atau yang setara dengan desa/kelurahan seperti Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT), desa persiapan, nagari, pemukiman suku pedalaman, dll. |
Kecamatan Srengat |
28 |
Jumlah Disabilitas Berdasarkan JenisKecamatan WonodadiJumlah disabilitas di wilayah berdasarkan jenisnya |
Kecamatan Wonodadi |
29 |
|
Kecamatan Wlingi |
30 |
|
Kecamatan Wlingi |
31 |
Rasio Jenis KelaminKecamatan WlingiPerbandingan antara jumlah penduduk laki-laki dan jumlah penduduk perempuan pada suatu daerah dan waktu tertentu, yang biasanya dinyatakan dalam banyaknya penduduk laki-laki perseratus penduduk perempuan. |
Kecamatan Wlingi |
32 |
Jumlah Perangkat Desa Berdasarkan Pendidikan TerakhirKecamatan PanggungrejoJumlah Perangkat Desa Berdasarkan Pendidikan Terakhir |
Kecamatan Panggungrejo |
33 |
Jumlah Perangkat Desa Berdasarkan Jenis KelaminKecamatan PanggungrejoJumlah Perangkat Desa Berdasarkan Jenis Kelamin |
Kecamatan Panggungrejo |
34 |
Jumlah Perangkat Desa Berdasarkan AgamaKecamatan PanggungrejoJumlah Perangkat Desa Berdasarkan Agama yang Dianut |
Kecamatan Panggungrejo |
35 |
Jumlah Industri FurnitureKecamatan SutojayanJumlah usaha pembuatan furnitur dari kayu untuk rumah tangga dan kantor, seperti meja, kursi, bangku, tempat tidur, lemari, rak, kabinet, penyekat ruangan dan sejenisnya |
Kecamatan Sutojayan |
36 |
Jumlah IndustriKecamatan SutojayanJumlah kegiatan ekonomi/lapangan usaha di bidang perubahan secara kimia atau fisik dari bahan, unsur atau komponen menjadi produk baru. |
Kecamatan Sutojayan |
37 |
Jumlah Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa)Kecamatan KademanganBanyaknya badan hukum yang didirikan oleh desa dan/atau bersama desa-desa guna mengelola usaha, memanfaatykan akses,mengembangkan investasi dan produktivitas, menyediakan jasa pelayanan, dan atau menyediakan jenis usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat desa. |
Kecamatan Kademangan |
38 |
Selubung Perkerasan:Badan Perencanaan Pembangunan Daerahsuatu lapisan atau penutup yang melindungi atau menyelimuti sesuatu |
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah |
39 |
Jumlah Lembaga Sekolah Dasar Yang Berpotensi DigabungDinas Pendidikan Kabupaten BlitarJumlah lembaga pada jenjang SD Negeri di Kabupaten Blitar yang memenuhi kriteria penggabungan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Blitar Nomor 2 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pendidikan |
Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar |
40 |
Penggabungan Lembaga Sekolah DasarDinas Pendidikan Kabupaten BlitarPengintegrasian dua lembaga menjadi satu kesatuan baik dalam kelompok, praktik, dan identitas agar mampu bertahan dalam perubahan |
Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar |
41 |
Rasio Kelas Per GuruDinas Pendidikan Kabupaten Blitar"Perbandingan antara jumlah kelas dengan jumlah guru pada lembaga Sekolah Dasar Negeri" |
Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar |
42 |
Rasio Peserta Didik PerkelasDinas Pendidikan Kabupaten Blitar"Perbandingan antara jumlah peserta didik dengan jumlah kelas pada jenjang lemabaga Sekolah Dasar Negeri" |
Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar |
43 |
Jumlah Peserta Didik Kurang Dari 60 OrangDinas Pendidikan Kabupaten BlitarTotal perserta didik eksisting pada perlembaga Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Blitar |
Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar |
44 |
Jumlah Peserta Didik Lebih Dari 60 OrangDinas Pendidikan Kabupaten BlitarTotal perserta didik eksisting pada perlembaga Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Blitar |
Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar |
45 |
Jumlah Seluruh Lembaga Sekolah DasarDinas Pendidikan Kabupaten BlitarJumlah lembaga pada jenjang SD Negeri di Kabupaten Blitar sebagai unit analisis dalam penelitian |
Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar |
46 |
Penjagaan PerlintasanBadan Perencanaan Pembangunan Daerahsuatu titik persilangan antara rel kereta api dengan jalan raya atau jalan setapak yang melintas di atas rel kereta api |
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah |
47 |
Jumlah LembagaDinas Pendidikan Kabupaten BlitarJumlah lembaga SD dan SMP Negeri dan Swasta di Kabupaten Blitar |
Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar |
48 |
Anggaran Dinas PendidikanDinas Pendidikan Kabupaten BlitarAnggaran Dana Alokasi Umum selain Belanja Pegawai di Dinas pendidikan tahun N-1, N, N+2 |
Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar |
49 |
Jumlah Peserta DidikDinas Pendidikan Kabupaten BlitarJumlah peserta didik di lembaga SD dan SMP Negeri dan Swasta di Kabupaten Blitar |
Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar |
50 |
Anggaran BOS Di LembagaDinas Pendidikan Kabupaten BlitarAnggaran BOS di lembaga SD dan SMP Negeri dan Swasta di Kabupaten Blitar tahun N-1, N, N+2 |
Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar |
51 |
Jumlah Usaha Mikro Kecil MenengahKecamatan WatesUMKM adalah usaha produktif yang dimiliki perorangan maupun badan usaha yang telah memenuhi kriteria sebagai usaha mikro |
Kecamatan Wates |
52 |
Jumlah Anak Stunting Dan Ibu HamilKecamatan WatesStunting adalah kondisi yang ditandai dengan kurangnya tinggi badan anak apabila dibandingkan dengan anak-anak seusianya. Ibu hamil adalah seorang ibu yang mengalami kehamilan atau konsepsi yang dimulai dari awal kehamilan sampai lahirnya janin. |
Kecamatan Wates |
53 |
Jumlah Warga Miskin Dan Miskim EkstrimKecamatan WatesPenduduk Miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran perkapita perbulan dibawah garis kemiskinan. Definisi Kemiskinan ekstrem sendiri mengacu pada definisi Bank Dunia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa, yaitu sebesar 1,9 US dollar PPP (purchasing power parity) per hari. |
Kecamatan Wates |
54 |
Jumlah Fasilitas Umum Berdasarkan JenisKecamatan Watesmerupakan fasilitas umum di desa seperti tempat ibadah, sekolah, bangunan pemerintah, dll. |
Kecamatan Wates |
55 |
Satuan Perangkat Daerah (SPD)Badan Perencanaan Pembangunan DaerahSatuan Perangkat Daerah adalah indikator yang harus dipenuhi oleh daerah dalam mengikuti pengukuran Indeks Inovasi Daerah (IID) dan diisi oleh perangkat daerah yang membidangi litbang |
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah |
56 |
Satuan Inovasi Daerah (SID)Badan Perencanaan Pembangunan DaerahSatuan Inovasi Daerah adalah indikator yang berisi kriteria inovasi daerah yang dilaporkan pada IID |
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah |
57 |
Jumlah Pengunjung Daya Tarik WisataDinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan OlahragaJumlah orang yang berkunjung ke suatu tempat dengan tujuan untuk berwisata |
Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga |
58 |
Pelaku Ekonomi KreatifDinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahragaorang perseorangan atau kelompok orang warga negara Indonesia atau badan usaha berbadan hukum atau bukan berbadan hukum yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia yang melakukan kegiatan Ekonomi Kreatif. |
Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga |
59 |
Nilai Ketertiban UmumDinas Komunikasi dan Informatikanilai yang didapatkan dari hasil perkiraan dengan range tertentu untuk menentukan seberapa tinggi nilai toleransi di dalam masyarakat |
Dinas Komunikasi dan Informatika |
60 |
Nilai SolidaritasDinas Komunikasi dan Informatikanilai yang didapatkan dari hasil perkiraan dengan range tertentu melalui survey untuk menentukan seberapa tinggi nilai solidaritas di dalam masyarakat |
Dinas Komunikasi dan Informatika |
61 |
Nilai KerjasamaDinas Komunikasi dan Informatikanilai yang didapatkan dari hasil perkiraan dengan range tertentu untuk menentukan seberapa tinggi nilai kerjasama di dalam masyarakat |
Dinas Komunikasi dan Informatika |
62 |
Nilai ToleransiDinas Komunikasi dan Informatikanilai yang didapatkan dari hasil perkiraan dengan range tertentu untuk menentukan seberapa tinggi nilai toleransi di dalam masyarakat |
Dinas Komunikasi dan Informatika |
63 |
Indeks Kepuasan Masyarakat Terhadap Layanan PersadaDinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten BlitarIndeks Kepuasan Masyarakat adalah hasil pengukuran dari kegiatan Survei Kepuasan Masyarakat berupa angka. Angka ditetapkan dengan skala 1 (satu) sampai dengan 4 (empat). Indeks Kepuasan Masyarakat dapat didefinisikan sebagai nilai yang menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Persada |
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Blitar |
64 |
Indeks Kepuasan Masyarakat Terhadap Layanan Media SosialDinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten BlitarIndeks Kepuasan Masyarakat adalah hasil pengukuran dari kegiatan Survei Kepuasan Masyarakat berupa angka. Angka ditetapkan dengan skala 1 (satu) sampai dengan 4 (empat). Indeks Kepuasan Masyarakat dapat didefinisikan sebagai nilai yang menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Media Sosial |
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Blitar |
65 |
Indeks Kepuasan Masyarakat Terhadap Layanan PPIDDinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten BlitarIndeks Kepuasan Masyarakat adalah hasil pengukuran dari kegiatan Survei Kepuasan Masyarakat berupa angka. Angka ditetapkan dengan skala 1 (satu) sampai dengan 4 (empat). Indeks Kepuasan Masyarakat dapat didefinisikan sebagai nilai yang menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan PPID |
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Blitar |
66 |
IKLIDinas Komunikasi dan Informatika"Indeks Kepuasan Layanan Infrastruktur (IKLI) merupakan ukuran tingkat kepuasan masyarakat terhadap pembangunan dan layanan infrastruktur yang diterimanya. Pembangunan terdiri dari pembangunan fisik dan non fisik " |
Dinas Komunikasi dan Informatika |
67 |
ICORDinas Komunikasi dan InformatikaIncremental Capital Output Ratio (ICOR) merupakan parameter ekonomi makro yang menggambarkan rasio investasi kapital/modal terhadap hasil yang diperoleh (output) dari penggunaan nilai investasi tersebut. ICOR digunakan untuk menetapkan berapa investasi yang diperlukan terhadap target output nasional/daerah. Dalam perkembangannya, tinggi rendahnya angka ICOR dapat pula mencerminkan tingkat efisiensi perekonomian di suatu negara/daerah. Semakin tinggi angka ICOR, menunjukkan bahwa perekonomian di negara/daerah tersebut semakin tidak efisien. Begitu juga dengan sebaliknya, jika angka ICOR semakin menurun, maka menunjukkan bahwa perekonomian di negara/daerah tersebut semakin efisien. |
Dinas Komunikasi dan Informatika |
68 |
Persalinan Ibu Di Fasilitas Pelayanan KesehatanDINAS KESEHATAN"Ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan Jika di keluarga terdapat ibu pasca bersalin (usia bayi 0-11 bulan) dan persalinan ibu tersebut, dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan (Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik, bidan praktek swasta). " |
DINAS KESEHATAN |
69 |
Keluarga Memiliki Akses/menggunakan Sarana Air BersihDINAS KESEHATAN"Keluarga mempunyai akses sarana air bersih adalah jika keluarga tersebut memiliki akses dan menggunakan air leding PDAM atau sumur pompa, atau sumur gali, atau mata air terlindung untuk keperluan sehari-hari." |
DINAS KESEHATAN |
70 |
Keluarga Memiliki Akses/menggunakan Jamban KeluargaDINAS KESEHATANKeluarga Mempunyai Akses atau Menggunakan Jamban Sehat adalah jika keluarga tersebut memiliki akses dan menggunakan sarana untuk buang air besar berupa kloset leher angsa atau kloset plengsengan |
DINAS KESEHATAN |
71 |
Bayi Mendapatkan Imunisasi Dasar LengkapDINAS KESEHATANBayi mendapat imunisasi dasar lengkap adalah jika di keluarga terdapat bayi (usia 12-23 bulan), bayi tersebut telah mendapatkan imunisasi HB0, BCG, DPT-HB1, DPT-HB2, DPT-HB3, Polio1, Polio2, Polio3, Polio4, Campak. |
DINAS KESEHATAN |
72 |
Keluarga Mengikuti Program KBDINAS KESEHATAN"Keluarga mengikuti program KB adalah jika keluarga merupakan pasangan usia subur, suami atau isteri atau keduanya, terdaftar secara resmi sebagai peserta/akseptor KB dan atau menggunakan alat kontrasepsi." |
DINAS KESEHATAN |
73 |
Keluarga Sudah Menjadi Anggota JKNDINAS KESEHATAN"Keluarga sudah menjadi anggota JKN adalah jika seluruh anggota keluarga tersebut memiliki kartu keanggotaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan/atau kartu kepesertaan asuransi kesehatan lainnya." |
DINAS KESEHATAN |
74 |
Penderita TB Paru Yang Berobat Sesuai StandarDINAS KESEHATANBalita mendapatkan pemantauan pertumbuhan adalah jika di keluarga terdapat balita (usia 2 – 59 Bulan 29 hari) dan bulan yang lalu ditimbang berat badannya di Posyandu atau fasilitas kesehatan lainnya dan dicatat pada KMS/buku KIA. |
DINAS KESEHATAN |
75 |
Pertumbuhan Balita DipantauDINAS KESEHATANBalita mendapatkan pemantauan pertumbuhan adalah jika di keluarga terdapat balita (usia 2 – 59 Bulan 29 hari) dan bulan yang lalu ditimbang berat badannya di Posyandu atau fasilitas kesehatan lainnya dan dicatat pada KMS/buku KIA. |
DINAS KESEHATAN |
76 |
Anggota Keluarga Tidak Ada Yang MerokokDINAS KESEHATAN"Anggota keluarga tidak ada yang merokok adalah jika tidak ada seorang pun dari anggota keluarga tersebut yang sering atau kadang-kadang menghisap rokok atau produk lain dari tembakau. Termasuk di sini adalah jika anggota keluarga tidak pernah atau sudah berhenti dari kebiasaan menghisap rokok atau produk lain dari tembakau" |
DINAS KESEHATAN |
77 |
Penderita Hipertensi Yang Berobat TeraturDINAS KESEHATAN"Penderita Hipertensi Melakukan Pengobatan Secara Teratur adalah jika di dalam keluarga terdapat anggota keluarga berusia =15 tahun yang didiagnogsis sebagai penderita tekanan darah tinggi (hipertensi) dan berobat teratur sesuai dengan petunjuk dokter atau petugas kesehatan. |
DINAS KESEHATAN |
78 |
Bayi Mendapatkan ASI EksklusifDINAS KESEHATAN"Bayi mendapat ASI eksklusif adalah jika di keluarga terdapat bayi usia 7 – 23 bulan dan bayi tersebut selama 6 bulan (usia 0-6 bulan) hanya diberi ASI saja (ASI eksklusif; " |
DINAS KESEHATAN |
79 |
Penderita Gangguan Jiwa Berat, Diobati Dan Tidak DitelantarkanDINAS KESEHATAN"Penderita gangguan jiwa berat mendapatkan pengobatan dan tidak diterlantarkan adalah jika di keluarga terdapat anggota keluarga yang menderita gangguan jiwa berat dan penderita tersebut tidak ditelantarkan dan/atau dipasung serta diupayakan kesembuhannya" |
DINAS KESEHATAN |
80 |
Indeks Kepuasan Masyarakat Tertimbang (Nilai IKM)DINAS KESEHATANUkuran/nilai kepuasan masyarakat terhadap layanan di Dinas Kesehatan pada sembilan unsur/variabel survei kepuasan masyarakat. |
DINAS KESEHATAN |
81 |
Indeks Kepuasan Layanan Administrasi KepegawaianBadan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia'Indeks kepuasan layanan kepegawaian adalah perbandingan rata-rata skor tingkat kepuasan ASN Pemerintah Kabupaten Blitar terhadap rata-rata skor tingkat kepentingan. Tingkat kepuasan yang dinilai mencangkup kesesuaian persyaratan, prosedur, kecepatan dalam pelayanan, kecakapan petugas, perilaku petugas, kelengkapan sarpras, penanganan aduan dan keterbukaan informasi kepegawaian. |
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia |
82 |
Angka Produksi TanamanDinas Pertanian dan Pangan Kabupaten BlitarProduksi tanaman adalah total produksi yang dihasilkan dalam satuan ton maupun Kg |
Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar |
83 |
Produktivitas Tanaman PertanianDinas Pertanian dan Pangan Kabupaten BlitarSuatu nilai yang menunjukkan rata-rata hasil produksi per satuan luas per komoditi tanaman pada periode satu tahun laporan. |
Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar |
84 |
Jumlah Populasi Ayam Ras Petelur Di Kabupaten BlitarDinas Peternakan dan Perikanan Kab. BlitarPopulasi Ayam ras petelur adalah kumpulan atau jumlah ayam ras petelur yang hidup pada wilayah dan waktu tertentu. Ayam ras petelur adalah jenis ayam ras yang dipelihara oleh masyarakat karena sifatnya memproduksi telur yang baik. |
Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Blitar |
85 |
Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM)RSUD NGUDI WALUYO WLINGIBerdasarkan hasil penghitungan indeks kepuasan masyarakat, jumlah nilai dari setiap unit pelayanan diperoleh dari jumlah nilai rata-rata setiap unsur pelayanan. Sedangkan nilai indeks komposit (gabungan) untuk setiap unit pelayanan, merupakan jumlah nilai rata-rata dari setiap unsur pelayanan dikalikan dengan penimbang yang sama, yaitu 0,11 (untuk 9 unsur). |
RSUD NGUDI WALUYO WLINGI |
86 |
ProduksiDinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten BlitarSejumlah nilai total dari produksi produk dalam suatu kurun waktu tertentu. |
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar |
87 |
LegalitasDinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten BlitarLegalitas merupakan jati diri yang melegalkan atau mengesahkan suatu badan usaha/perorangan sehingga diakui oleh masyarakat |
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar |
88 |
Nama UsahaDinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten BlitarNama dari usaha yang digeluti oleh pelaku usaha |
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar |
89 |
PemasaranDinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten BlitarCakupan kegiatan menyeluruh dan terencana yang dilakukan oleh suatu perusahaan atau institusi dalam melakukan berbagai upaya agar mampu memenuhi permintaan pasar. |
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar |
90 |
Tenaga KerjaDinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten BlitarTenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan atau produk serta jasa |
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar |
91 |
InvestasiDinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten BlitarSuatu kegiatan menanamkan modal, baik uang maupun bentuk aset lainnya |
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar |
92 |
|
Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga |
93 |
Nama Pemilik UsahaDinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraganama dari pemilik usaha tersebut sesuai surat ijin usaha |
Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga |
94 |
|
Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga |
95 |
|
Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga |
96 |
Jumlah Pemotongan Sapi Di Rumah Pemotongan Hewan Kabupaten BlitarDinas Peternakan dan Perikanan Kab. BlitarPemotongan sapi adalah proses mengeluarkan daging dari hewan sapi dengan cara memotong berbagai bagian tubuhnya menjadi potongan-potongan yang sesuai untuk dikonsumsi oleh manusia. Proses ini biasanya dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH) atau fasilitas pemotongan daging yang sesuai dengan standar kebersihan dan keamanan pangan |
Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Blitar |
97 |
Rata-rata Usia Balita Pengguna GadgetDinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten BlitarRata-rata usia balita pengguna gadget adalah nilai tengah atau angka rata-rata dari usia anak-anak balita yang menggunakan perangkat gadget seperti smartphone atau tablet. Ini adalah statistik yang digunakan untuk menggambarkan usia secara keseluruhan dari balita yang terlibat dalam penggunaan gadget dalam suatu populasi atau kelompok tertentu. |
Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar |
98 |
Luas Lahan DesaDinas Pertanian dan Pangan Kabupaten BlitarPenggunaan lahan desa adalah cara lahan di sebuah desa digunakan dan dialokasikan untuk berbagai keperluan dan aktivitas. Ini mencakup berbagai tipe penggunaan lahan, baik yang dipraktikkan oleh penduduk desa maupun yang mungkin melibatkan pihak eksternal. Penggunaan lahan desa sangat bervariasi di seluruh dunia, tergantung pada kondisi geografis, budaya, ekonomi, dan peraturan setempat. |
Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar |
99 |
Jumlah Titik Kawasan Hutan Dengan Pengelolaan KhususDinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten BlitarInformasi mengenai jumlah titik kawasan hutan dengan pengelolaan khusus di Kabupaten Blitar |
Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar |